Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

POTRET : MELIHAT KAUM DIFABEL BERKARYA DI TIARA HANDICRAFT - SURABAYA.


Tiara Handicraft, rumah kreatif yang berdiri pada 1996 di Surabaya, Jawa Timur ini, memproduksi berbagai karya kerajinan olah tekstil untuk busana, aksesori fashion, serta perlengkapan rumah. Titik Winarti pendiri, penggagas, sekaligus nakhoda di Tiara Handicraft bercerita, usaha rumah kreatifnya ini sempat diterjang gelombang badai, yang membuatnya nyaris bangkrut. Saat itu, para pekerja yang dimilikinya banyak dibajak oleh perusahaan sejenis lainnya di Surabaya. Sampai akhirnya Titik pun memutuskan untuk mempekerjakan kaum difabel dalam pembuatan kerajinan tersebut, menggantikan pekerja sebelumnya.

Saat ini, Tiara Handicraft memberdayakan 28 orang difabel dan telah memiliki 400 alumni difabel yang pernah bekerja. Para difabel yang terdiri atas tunadaksa, tunagrahita, dan tuli itu mendapatkan pendidikan khusus agar dapat berkreasi sebebas-bebasnya. Ternyata, keterbatasan yang dimiliki tidak menghalangi mereka untuk menghasilkan karya yang unik dan memiliki daya jual tinggi. 'Personal story' kisah yang melatari perjalanan produk-produk kerajinan Tiara Handicraft menjadi kelebihan pada nilai jualnya. Hal ini diapresiasi oleh banyak konsumen di belahan dunia lain, tempat produk Tiara Handicraft dipasarkan, seperti di Brasil, Amerika, Islandia, Jepang, hingga Belanda.


Dalam satu bulan, Tiara Handicraft mendapatkan omzet rata-rata puluhan juta. Berbagai penghargaan pun pernah diraih oleh Titik Winarti, selaku pemilik usaha rumah kreatif ini, termasuk kesempatan berpidato di Markas Besar PBB, sebagai penerima penghargaan Micro Credit Award dari PBB pada 2004.







Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik